About

Selasa, 25 Desember 2012

sejarah percetakan

Percetakan adalah sebuah proses industri untuk memproduksi secara massal tulisan dan gambar, terutama dengan tinta di atas kertas menggunakan sebuah mesin cetak. Dia merupakan sebuah bagian penting dalam penerbitan dan percetakan transaksi.
Banyak buku, koran, brosur, flyer dan majalah sekarang ini biasanya dicetak menggunakan teknik percetakan offset. Image yang akan dicetak di print di atas film lalu di transfer ke plat cetak. Warna-warna bisa didapatkan dengan menimpakan beberapa pola warna dari setiap pelat offset sekaligus.
Teknik percetakan umum lainnya termasuk cetak relief, sablon, rotogravure, dan percetakan berbasis digital seperti pita jarum, inkjet, dan laser.
Dikenal pula teknik cetak poly untuk pemberian kesan emas dan perak ke atas permukaan dan cetak emboss untuk memberikan kesan menonjol kepada kertas.

Sejarah

Percetakan mempunyai catatan sejarahnya sendiri. Sejarah menuliskan informasi tanggal dari gambar dinding gua yang berumur lebih dari 30.000 tahun. Pada tahun 2500 B.C., orang Mesir mengukir hieroglyphics pada batu. Akan tetapi, percetakan yang kita ketahui sekarang tidak ditemukan hingga lebih dari sekitar 500 tahun yang lalu.
Orang China membuat banyak penemuan. Mereka menemukan kertas di abad pertama dan moveable type yang terbuat dari tanah liat sekitar abad ke-11. Orang Korea pertama kali membuat moveable type dari perunggu pada pertengahan abad ke-13. Akan tetapi, tidak diketahui adanya hubungan antara penemuan awal orang Asia dan penemuan percetakan di Eropa pada abad ke-15.
Di Eropa, sebelum percetakan ditemukan, semua informasi yang tercatat ditulis dengan tangan. Buku-buku dengan hati-hati disalin oleh ahli tulis (scribes) yang sering menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk menyelesaikan satu jilid buku. Metode ini begitu lambat dan mahal dan hanya sedikit orang yang memilik kesempatan atau kemampuan untuk membaca karya yang telah selesai.
Kemungkinan besar percetakan pertama kali ditemukan untuk mempermudah penduplikasian Injil. Jika sebelumnya ditulis dengan tangan di ruang scriptoria, maka sejak zaman renaisans manusia mulai berpikir untuk mempercepat proses ini lewat produksi massal.
Teknik cetak pertama kali yang dikenal dimulai dari Kota Mainz, Jerman pada tahun 1440 yang merupakan sentra kerajinan uang logam saat itu. Pertama kali metode cetak diperkenalkan oleh Johannes Gutenberg dengan inspirasi uang logam yang digesekkan dengan arang ke atas kertas.
Relief uang logam menimbulkan ide untuk membuat permukaan dengan tinggi bervariasi. Hal ini dikenal dengan nama cetak tinggi.
NB. Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Jumat, 21 Desember 2012

Mengenal cara kerja mesin Offset


Cetak Offset – Ranah percetakan menjadi salah satu bisnis yang menjanjikan, tak hanya digunakan dalam percekaan buka terkadang ranah ini bisa mencakup ranah promosi baik yang bersifat sticker maupun kaos. Dalan salah satu teknik yang kini sering digunakan adalah teknik cetak offset lalu apa pengertian dari cetak offset itu sendiri ?.

Dikutip dari wikipedia bahwa pengertian cetak offset adalah teknik cetak yang dipakai, di mana citra (image) bertinta di-transfer (atau di- "offset") terlebih dahulu dari plat ke lembaran karet, lalu ke permukaan yang akan dicetak.

Pada saat pengkombinasian dengan proses litografi, yang berdasarkan pada sifat air dan minyak yang tidak bercampur, maka teknik offset printing memakai sebuah pemuat citra yang rata (planographic) di mana citra yang akan dicetak mengambil tinta dari penggulung tinta (ink rollers), disamping itu area yang yang tidak dicetak menarik air, menjadikan area yang tak dicetak bebas tinta.

Pengertian Cetak offset lainnya seringkali disebut  juga chemical printing technique atau teknik cetak kimia, karena dalam prosesnya cetak offset memanfaatkan sifat tolak-menolak antara air dan minyak. Air yang dimaksud adalah air pembasah yang digunakan dalam cetak offset, dan minyak dianalogikan sebagai tinta yang digunakan dalam proses cetak.

Berikut ini beberapa mesin cetak offset yang bisa anda ketahui :

AB Dick
 
Adast
 

Akiyama
Berikut beberapa daftar mesin cetak offset :

Mesin cetak offset merk AM Multilith Eagle, buatan Amerika Serikat
Mesin cetak offset merk ATF Chief Gestetner, buatan Amerika Serikat
Mesin cetak offset merk ATF Davidson, buatan Amerika Serikat
Mesin cetak offset merk Brandtjen & Kluge, buatan Amerika Serikat
Mesin cetak offset merk Chen Chin, buatan Taiwan
Mesin cetak offset merk ColorMetal, buatan Swiss
Mesin cetak offset merk Colt, buatan Amerika Serikat
Mesin cetak offset merk Crabtree Morgan, buatan Inggris
Mesin cetak offset merk Fuji Shinohara, buatan Jepang
Mesin cetak offset merk Hamada, buatan Jepang
Mesin cetak offset merk Harris-Aurelia, buatan Amerika Serikat
Mesin cetak offset merk Hashimoto, buatan Jepang
Mesin cetak offset merk Heidelberg, buatan Jerman
Mesin cetak offset merk KBA Planeta, buatan Jerman
Mesin cetak offset merk Komori, buatan Jepang
Mesin cetak offset merk MAN Roland, buatan Jerman
Mesin cetak offset merk Miehle Roland, buatan Jerman
Mesin cetak offset merk Miller, buatan Amerika Serikat
Mesin cetak offset merk Mitsubishi, buatan Jepang
Mesin cetak offset merk Nebiolo, buatan Italia
Mesin cetak offset merk Plextor, buatan Jepang
Mesin cetak offset merk Rotaprint, buatan Jerman
Mesin cetak offset merk Rotovac, buatan Belanda
Mesin cetak offset merk Ryobi, buatan Jepang
Mesin cetak offset merk Ryobi Itek, buatan  Jepang
Mesin cetak offset merk Sakurai, buatan Jepang
Mesin cetak offset merk Schriber, buatan Amerika Serikat
Mesin cetak offset merk Solna, buatan Swedia
Mesin cetak offset merk Sumitomo, buatan Jepang
Mesin cetak offset merk Toko, buatan Jepang
Mesin cetak offset merk Vandercook, buatan Amerika Serikat
Mesin cetak offset merk Xerox, buatan Jepang
note : data di kutip dari advertisingku.com  

Percetakan dan Teknologi

Percetakan Di zaman modern seperti sekarang ini, teknologi Informasi(internet) dapat memberikan kemudahan dalam memenuhi sebagian kebutuhan kita. Apalagi saat ini internet sudah bisa diakses dengan mudah dan semakin murah baik dikota bahkan sampai dipelosok desa. Kemudahan diantaranya ada yang memanfaatkan internet untuk proses belajar, dan banyak juga yang memanfaatkannya untuk berbelanja . Sehubungan dengan hal tersebut, berbekal pengalaman yang kami miliki selama ini di bidang percetakan mendorong kami untuk turut serta memanfaatkan ternologi internet ini dalam memperkenalkan produk dan percetakan kami.
Kami adalah percetakan ditrenggalek yang siap mencetak semua kebutuhan cetak anda.  Memulai usaha ini pada tahun 2008 di daerah Sidoarjo dengan produk antara lain cetak buku, brosur, cetak undangan, nota, label Snak/ Makanan, dus packing dan segala jenis cetakan. Untuk mengetahui informasi produk kami silahkan mengunjungi UNDANGAN MURAH, BROSUR MURAH. Selain melayani order pribadi /perorangan, kami juga dapat melayani order dari perkantoran baik swasta maupun pemerintah.
Kami berharap semoga kehadiran kami  bisa membantu meringankan tugas untuk memenuhi semua kebutuhan percetakan anda, sehingga tidak perlu menghabiskan banyak waktu untuk keluar rumah mencari percetakan karena kami sudah bisa hadir  di sini.

Cetak Brosur


Contoh brosur diatas adalah salah satu produk percetakan Trenggalek. Untuk meningkatkan publikasi organisasi atau perusahaan, Brosur merupakan salah satu media yang sangat cocok untuk digunakan. Beberapa cetakan yang sejenis adalah famplet, leaflet, flayer, poster dll.

Rabu, 19 Desember 2012

Kelemahan cetak Digital Printing

Mesin digital printing
Saat ini saya akan membuat posting tentang KELEMAHAN CETAK DIGITAL PRINTING. Hal pertama yang harus kita ketahui dan perhatikan  sebelum bergerak di bidang PERCETAKAN khususnya PERCETAKAN DIGITAL PRINTING adalah kita harus mengetahui sedikit banyak seluk beluk mengenai kelemahan cetak digital printing ini.

KELEMAHAN CETAK DIGITAL PRINTING
Dari nilai penyusutan yang sangat cepat.
Cepatnya perkembangan teknologi digital printing dengan semakin seringnya keluar produk mesin digital printing baru maka akan mempercepat nilai penyusutan mesin digital printing itu sendiri. Perlu diketahui setiap tahun selalu muncul produk mesin digital printing dengan berbagai kelebihan dari mesin yang sudah ada sebelumnya. Secara harga, teknoloteknologigi selalu berusaha menghasilkan produk dengan kualitas yang sama tetapi dengan harga dan biaya perawatan yang semakin murah. Secara Kualitas, teknologi selalu berusaha menciptakan produk dengan kualitas yang lebih baik dari produk sejenis yang sudah ada. Kualitas bagus dan harga yang murah ini salah satu hal yang membuat mesin digital printing lama tidak mampu bersaing dengan mesin yang baru. Sehingga pada akhirnya kita harus mempertimbangkan waktu berapa lama yang dibutuhkan untuk kembali modal. Perkiraan saya nilai penyusutan mesin digital printing sekitar 2 tahun harus kembali modal. Apabila dalam waktu 2 tahun belum kembali modal, maka akan sulit bagi kita untuk dapat bersaing dengan pelaku percetakan digital printing yang lain. Sebelum membeli mesin cetak digital printing terlebih dahulu anda harus benar - benar mempertimbangkan kelemahannya. Dihitung secara matematika untuk jumlah besar lebih baik jangan mencetak dengan digital printing tetapi akan lebih hemat jika di offset.

Itulah sedikit gambaran dan pendapat saya tentang salah satu kelemahan dari mesin digital printing yang harus anda perhatikan ketika akan membuka usaha percetakan digital printing. 

10 Trik Memulai usaha kecil dan meraih kesuksesan

Kalau Anda melihat Bill Gates atau Mark Zuckenberg, pasti Anda tergiur dengan kekayaan mereka yang luar biasa. Tapi sadarkah Anda, bahwa mereka juga memulai semuanya dari usaha kecil mereka. Dan tak satupun dari mereka yang menduga bakal mencetak keberhasilan seperti sekarang.

Perusahaan pemula yang berubah menjadi perusahaan sukses bernilai miliaran bahkan triliunan, dalam dunia bisnis tak bedanya dengan pemenang lotere. Meletakkan semua uang Anda dan berharap mendapatkan jackpot, Anda justru bakalan terpuruk.

Berikut 10 aturan untuk memulai usaha kecil. Daftar ini lebih untuk membuat Anda menyadari kenyataan yang ada, ketimbang gila-gilaan mengejar impian terdahsyat Anda dalam berbisnis.

Lebih realistis. Saat membuat model bisnis, coba lihat ke sekeliling dan cari contoh sukses dari model bisnis yang Anda kehendaki, lalu pelajari. Bila Anda tak dapat menemukan, entah Anda yang luar biasa jenius, atau model bisnis Anda tidak bakal berhasil di dunia nyata.

Jangan menginvestasikan uang sendiri. Karena kebanyakan bisnis adalah perjalanan yang berisiko, carilah partner. Jadi, jika semuanya tidak berjalan semua rencana, Anda tidak bakal bangkrut karena dana start-up tadi, dan tidak dikejar utang.

Perbudak diri sendiri. Jika Anda tidak bersedia bekerja keras, lembur, melupakan keuntungan pribadi dan kesehatan, maka wirausaha bukan untuk Anda. Pada awalnya, Anda pasti tidak akan mampu membayar karyawan, sekalipun karyawan yang murah. Jadi, karyawan Anda, adalah Anda sendiri.

Hargai waktu. Beri nilai uang pada waktu Anda, misalnya Rp20 ribu perjam. Ini akan membantu saat Anda harus mengambil keputusan: Bila sebuah toko mengenakan biaya Rp10 ribu untuk pengiriman setiap minggu, dan Anda membutuhkan waktu 2 jam untuk pergi ke toko tersebut sendiri, maka bayar terus ongkos kirim dari perusahaan tersebut, karena lebih murah. Ini mungkin bertentangan dengan aturan ke 3, tapi bahkan budak sekalipun juga memiliki nilai ekonomi.

Rekrut karyawan dengan baik. Tanpa memedulikan ukuran usaha Anda, pada akhirnya Anda akan merekrut karyawan dari luar. Untuk itu, lakukan proses rekrutmen dengan hati-hati, tanpa tergesa-gesa, dan perlakukan hal tersebut sepenting saat Anda memulai usaha. Sangat disayangkan sikap pemilik usaha yang punya visi untuk usahanya, tapi merekrut karyawan yang justru menghalanginya meraih visi tersebut.

Jual kelebihannya, bukan harganya. Saat Anda memulai usaha, sudah sewajarnya Anda frustasi memasarkannya.Tapi, jika Anda bersaing pada harga, Anda pada akhirnya kan menjual dengan harga pas-pasan atau bahkan di bawah modal. Kuasai keahlian berkomunikasi dengan pelanggan, untuk menjelaskan bahwa harga produk Anda lebih tinggi karena memiliki nilai yang lebih baik.

Ketahui angka dasar. Mengetahui berapa banyak uang yang Anda butuhkan untuk menjalani usaha – mulai dari sewa toko, listrik, asuransi karyawan, sampai harga tinta printer, kertas, dan pajak. Lalu bagi semua itu dengan berapa hari dalam setahun Anda akan buka, dan… itulah angka dasar – jumlah minimum pendapatan yang Anda butuhkan setiap hari. Jika Anda tidak pernah berpikir tentang angka dasar, coba pikir ulang.

Gunakan teknologi terbaru. Teknologi anyar seperti aplikasi dan penyimpaanan data dengan cloud technology sangat murah dan membuat perusahaan kecil dapat bersaing dengan perusahaan besar. Manfaatkan teknologi rendah biaya yang ada di pasaran.

Perlakukan vendor dengan baik. Perlakukan vendor dan suplier Anda sebaik mungkin, seperti halnya Anda memperlakukan para pelanggan. Mereka bisa saja memberikan diskon berdasarkan besarnya volume pemesanan Anda, atau bahkan demi menjaga hubungan baik, serta berharap ada peningkatan volume di masa mendatang. Hubungan yang baik membuat mereka juga dapat memahami keterlambatan pembayaran, bahkan memberikan pengiriman gratis.

Jadilah yang terbaik. Anda tidak boleh setengah-setengah.Setiap hal yang Anda lakukan untuk klien harus lah yangterbaik. Apapun yang Anda buat dan jual, haruslah yang terbaik. Lakukan itu terus menerus, dan kekuatan word of mouth akan menyebar.  (Sumber: The Washington Post/Slate Magazine)