About

Tampilkan posting dengan label offset. Tampilkan semua posting
Tampilkan posting dengan label offset. Tampilkan semua posting

Jumat, 21 Desember 2012

Mengenal cara kerja mesin Offset


Cetak Offset – Ranah percetakan menjadi salah satu bisnis yang menjanjikan, tak hanya digunakan dalam percekaan buka terkadang ranah ini bisa mencakup ranah promosi baik yang bersifat sticker maupun kaos. Dalan salah satu teknik yang kini sering digunakan adalah teknik cetak offset lalu apa pengertian dari cetak offset itu sendiri ?.

Dikutip dari wikipedia bahwa pengertian cetak offset adalah teknik cetak yang dipakai, di mana citra (image) bertinta di-transfer (atau di- "offset") terlebih dahulu dari plat ke lembaran karet, lalu ke permukaan yang akan dicetak.

Pada saat pengkombinasian dengan proses litografi, yang berdasarkan pada sifat air dan minyak yang tidak bercampur, maka teknik offset printing memakai sebuah pemuat citra yang rata (planographic) di mana citra yang akan dicetak mengambil tinta dari penggulung tinta (ink rollers), disamping itu area yang yang tidak dicetak menarik air, menjadikan area yang tak dicetak bebas tinta.

Pengertian Cetak offset lainnya seringkali disebut  juga chemical printing technique atau teknik cetak kimia, karena dalam prosesnya cetak offset memanfaatkan sifat tolak-menolak antara air dan minyak. Air yang dimaksud adalah air pembasah yang digunakan dalam cetak offset, dan minyak dianalogikan sebagai tinta yang digunakan dalam proses cetak.

Berikut ini beberapa mesin cetak offset yang bisa anda ketahui :

AB Dick
 
Adast
 

Akiyama
Berikut beberapa daftar mesin cetak offset :

Mesin cetak offset merk AM Multilith Eagle, buatan Amerika Serikat
Mesin cetak offset merk ATF Chief Gestetner, buatan Amerika Serikat
Mesin cetak offset merk ATF Davidson, buatan Amerika Serikat
Mesin cetak offset merk Brandtjen & Kluge, buatan Amerika Serikat
Mesin cetak offset merk Chen Chin, buatan Taiwan
Mesin cetak offset merk ColorMetal, buatan Swiss
Mesin cetak offset merk Colt, buatan Amerika Serikat
Mesin cetak offset merk Crabtree Morgan, buatan Inggris
Mesin cetak offset merk Fuji Shinohara, buatan Jepang
Mesin cetak offset merk Hamada, buatan Jepang
Mesin cetak offset merk Harris-Aurelia, buatan Amerika Serikat
Mesin cetak offset merk Hashimoto, buatan Jepang
Mesin cetak offset merk Heidelberg, buatan Jerman
Mesin cetak offset merk KBA Planeta, buatan Jerman
Mesin cetak offset merk Komori, buatan Jepang
Mesin cetak offset merk MAN Roland, buatan Jerman
Mesin cetak offset merk Miehle Roland, buatan Jerman
Mesin cetak offset merk Miller, buatan Amerika Serikat
Mesin cetak offset merk Mitsubishi, buatan Jepang
Mesin cetak offset merk Nebiolo, buatan Italia
Mesin cetak offset merk Plextor, buatan Jepang
Mesin cetak offset merk Rotaprint, buatan Jerman
Mesin cetak offset merk Rotovac, buatan Belanda
Mesin cetak offset merk Ryobi, buatan Jepang
Mesin cetak offset merk Ryobi Itek, buatan  Jepang
Mesin cetak offset merk Sakurai, buatan Jepang
Mesin cetak offset merk Schriber, buatan Amerika Serikat
Mesin cetak offset merk Solna, buatan Swedia
Mesin cetak offset merk Sumitomo, buatan Jepang
Mesin cetak offset merk Toko, buatan Jepang
Mesin cetak offset merk Vandercook, buatan Amerika Serikat
Mesin cetak offset merk Xerox, buatan Jepang
note : data di kutip dari advertisingku.com  

Rabu, 19 Desember 2012

Kelemahan cetak Digital Printing

Mesin digital printing
Saat ini saya akan membuat posting tentang KELEMAHAN CETAK DIGITAL PRINTING. Hal pertama yang harus kita ketahui dan perhatikan  sebelum bergerak di bidang PERCETAKAN khususnya PERCETAKAN DIGITAL PRINTING adalah kita harus mengetahui sedikit banyak seluk beluk mengenai kelemahan cetak digital printing ini.

KELEMAHAN CETAK DIGITAL PRINTING
Dari nilai penyusutan yang sangat cepat.
Cepatnya perkembangan teknologi digital printing dengan semakin seringnya keluar produk mesin digital printing baru maka akan mempercepat nilai penyusutan mesin digital printing itu sendiri. Perlu diketahui setiap tahun selalu muncul produk mesin digital printing dengan berbagai kelebihan dari mesin yang sudah ada sebelumnya. Secara harga, teknoloteknologigi selalu berusaha menghasilkan produk dengan kualitas yang sama tetapi dengan harga dan biaya perawatan yang semakin murah. Secara Kualitas, teknologi selalu berusaha menciptakan produk dengan kualitas yang lebih baik dari produk sejenis yang sudah ada. Kualitas bagus dan harga yang murah ini salah satu hal yang membuat mesin digital printing lama tidak mampu bersaing dengan mesin yang baru. Sehingga pada akhirnya kita harus mempertimbangkan waktu berapa lama yang dibutuhkan untuk kembali modal. Perkiraan saya nilai penyusutan mesin digital printing sekitar 2 tahun harus kembali modal. Apabila dalam waktu 2 tahun belum kembali modal, maka akan sulit bagi kita untuk dapat bersaing dengan pelaku percetakan digital printing yang lain. Sebelum membeli mesin cetak digital printing terlebih dahulu anda harus benar - benar mempertimbangkan kelemahannya. Dihitung secara matematika untuk jumlah besar lebih baik jangan mencetak dengan digital printing tetapi akan lebih hemat jika di offset.

Itulah sedikit gambaran dan pendapat saya tentang salah satu kelemahan dari mesin digital printing yang harus anda perhatikan ketika akan membuka usaha percetakan digital printing.